
Jember – Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember sukses menggelar Diskusi Periodik dengan mengangkat tema yang sangat relevan dan kontekstual, yakni “Pancasila dan Kebhinekaan dalam Al-Qur’an”. Kegiatan ini dilaksanakan pada 23 November 2022 bertempat di Auditorium IAI Al-Qodiri.
Diskusi ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa, khususnya di lingkungan PAI, mengenai landasan teologis Pancasila sebagai dasar negara serta pentingnya semangat kebhinekaan dalam bingkai ajaran Islam. Acara ini merupakan wujud komitmen PAI IAI Al-Qodiri dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam ilmu keagamaan, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan yang kokoh.

Menghadirkan Pemateri Kompeten
Kegiatan Diskusi Periodik ini menghadirkan narasumber tunggal yang kompeten di bidangnya, yaitu Bapak Syaiful Rizal S.Pd.I., M.Pd. Beliau mengupas tuntas bagaimana nilai-nilai luhur Pancasila, seperti Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial, memiliki akar yang kuat dan dapat dijustifikasi melalui dalil-dalil naqli (Al-Qur’an) dan aqli (rasio).
Dalam paparannya, Bapak Syaiful Rizal menekankan bahwa Al-Qur’an sarat dengan ayat-ayat yang mengajarkan toleransi, pengakuan terhadap perbedaan (kebhinekaan), dan pentingnya hidup berdampingan secara damai. “Kebhinekaan adalah sunnatullah, sebuah keniscayaan yang harus kita terima dan kelola, bukan untuk dipertentangkan,” ujarnya.

Antusiasme Peserta dan Sesi Interaktif
Acara diskusi berjalan dinamis dan interaktif, dipandu oleh Fikri Farikhin M.Pd.I. selaku moderator. Peserta yang didominasi oleh mahasiswa PAI IAI Al-Qodiri tampak antusias mengikuti setiap sesi, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait implementasi nilai-nilai Pancasila dan kebhinekaan dalam konteks kehidupan bermasyarakat dan bernegara, terutama bagi calon pendidik agama.
Diskusi Periodik ini diharapkan tidak hanya menambah wawasan keilmuan peserta, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif tentang peran strategis mahasiswa PAI sebagai agen moderasi beragama dan penjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan Al-Qur’an. Pihak PAI IAI Al-Qodiri berkomitmen untuk menjadikan Diskusi Periodik ini sebagai agenda rutin guna memperkaya khazanah intelektual dan kebangsaan di kampus.