
Thailand – Dalam rangka memperkuat kualitas kelembagaan pendidikan Islam, Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember menjalin kerja sama dengan Rasmirat School Thailand untuk melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Strengthening and Community Development of Islamic Education Institutions.” Kegiatan ini berlangsung mulai 9 Oktober 2024, dan dikhususkan untuk para guru di lingkungan Rasmirat School.
Dr. Nurul Anam, S.Pd.I, M.Pd.,selaku ketua tim pelaksana, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajemen dan pengelolaan lembaga pendidikan Islam, sekaligus memperkuat peran sosial sekolah di tengah masyarakat sekitar. “Kami ingin memastikan bahwa Rasmirat School tidak hanya unggul dalam hal akademik, tetapi juga berperan sebagai pilar pembangunan komunitas yang berlandaskan nilai-nilai Islam,” paparnya.
Perwakilan Rasmirat School Thailand, Mr. Yasuli Bindulem, menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan bahwa kerja sama dengan IAI Al-Qodiri Jember memberi manfaat besar dalam proses pengembangan sekolah. “Melalui pendampingan dan pelatihan langsung, para guru mendapat perspektif baru dalam manajemen sekolah, metode pembelajaran, serta upaya pemberdayaan masyarakat. Kami berharap langkah ini dapat meningkatkan mutu pendidikan serta kesejahteraan komunitas di sekitar kami,” ungkapnya.
Selama pelaksanaan, PkM ini terbagi dalam beberapa kegiatan utama dengan judul pengabdian:
1. Penguatan Pengelolaan Pembelajaran PAI
2. Pengembangan Kepemimpinan Guru PAI Transformatif
3. Penguatan Pendidikan Akhlak/Karakter
4. Pengembangan Pembelajaran PAI Berbasis Digitalisasi
5. Penguatan Strategi Pembetukan Budaya Religius di Lembaga Pendidikan Islam
6. Pengembangan Pembelaran PAI Berbasis Pendidikan Profetik.
Para guru yang mengikuti program ini menunjukkan antusiasme tinggi. Sesi workshop dan diskusi interaktif membuka ruang bagi mereka untuk saling berbagi pengalaman, mengidentifikasi masalah bersama, serta merumuskan solusi yang dapat diadaptasi sesuai konteks Rasmirat School.
“Kami yakin, lewat penguatan lembaga pendidikan Islam dan pemberdayaan masyarakat, Rasmirat School bisa menjadi contoh model sekolah Islam yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berperan aktif membangun komunitas yang berdaya,” ujar Dr. Nurul Anam.
Keberlanjutan kolaborasi semacam ini diharapkan mampu meningkatkan standar pendidikan Islam di tingkat internasional, sekaligus memupuk peran aktif lembaga pendidikan Islam dalam memajukan masyarakat secara holistik.