Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab: PBA IAI AL-QODIRI Sosialisasikan Metode “Missing Lyrics” diMarkaz Arabiyah Al-Qodiri
Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab: PBA IAI AL-QODIRI Sosialisasikan Metode "Missing Lyrics" diMarkaz Arabiyah Al-Qodiri
Sab, 30 November 2024 11:41
Screenshot_6

JEMBER – Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Institut Agama Islam Al-Qodiri (IAI AL-QODIRI) Jember sukses menyelenggarakan seminar dan demonstrasi metode pembelajaran pada Sabtu, 30 November 2024. Kegiatan kali ini mengangkat tema “Permainan Edukatif (Missing Lyrics) dalam Meningkatkan Keterampilan Mendengar (Maharah Istima’) Santri di Markaz Arabiyah Pondok Pesantren Al-Qodiri 1 Jember”.
Acara yang berlangsung di kompleks Markaz Arabiyah ini diikuti dengan antusias oleh para santri dan pengajar bahasa. Fokus utama kegiatan adalah memberikan solusi atas kesulitan santri dalam
menangkap pelafalan kosakata Arab secara akurat melalui pendekatan yang menghibur.

Metode “Missing Lyrics” sebagai Solusi Edukatif
Strategi Missing Lyrics adalah permainan edukatif di mana peserta mendengarkan audio (bisa berupa nasyid, lagu bahasa Arab, atau percakapan berirama) dan diminta mengisi bagian teks yang rumpang.

Seminar ini membedah mengapa metode ini efektif untuk santri milenial:
• Melatih Fokus Akustik: Santri dipacu untuk konsentrasi penuh pada setiap makharijul huruf (titik artikulasi suara).
• Memperkaya Kosakata: Melalui konteks lirik, santri belajar kata-kata baru dalam kalimat yang utuh, bukan hafalan kata tunggal.
• Menghilangkan Kejenuhan: Mengubah suasana belajar yang kaku menjadi lebih rileks dan kompetitif secara positif.

Implementasi di Lingkungan Pesantren
Dalam sesi praktiknya, tim dari PBA IAI AL-QODIRI mendemonstrasikan bagaimana memilih konten audio yang relevan dengan kehidupan pesantren namun tetap memiliki unsur modernitas. Para santri Markaz Arabiyah Al-Qodiri 1 diajak langsung mensimulasikan permainan ini dengan memperebutkan skor tertinggi dalam melengkapi lirik yang hilang.

“Keterampilan mendengar adalah gerbang utama dalam berbahasa. Dengan metode Missing Lyrics, kami ingin santri merasa bahwa belajar bahasa Arab itu asyik, seperti sedang mendengarkan musik atau
hiburan, padahal mereka sedang mengasah kemampuan kognitif yang tajam,” ujar Dr. Elok Rufaiqoh, M.Pd.I.

Harapan bagi Markaz Arabiyah
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya berhenti pada seminar saja, tetapi dapat diterapkan secara konsisten dalam kurikulum harian di Markaz Arabiyah Al-Qodiri 1. Pihak pengelola Markaz menyambut
baik inisiatif ini sebagai langkah modernisasi metode pengajaran bahasa di lingkungan pesantren.
Dengan terlaksananya agenda ini di akhir November 2024, IAI AL-QODIRI kembali mempertegas perannya sebagai mitra strategis bagi lembaga pendidikan Islam dalam memajukan literasi bahasa Arab di Kabupaten Jember.

Fakultas Tarbiyah, Prodi Pendidikan Bahasa Arab

Komentar

Tidak ada komentar

Tulis Komentar

Artikel Lainnya

UNIKHAMS Jember Perkuat Prodi Hukum Keluarga Islam melalui Kerja Sama Strategis dengan PERADI Profesional dan Univeristas Indonesia.
Jakarta – Universitas Islam KH. Achmad Muzakki Syah (UNIKHAMS) Jember terus menu...
Jum, 10 Juli 2026 | 8:33
Teacher Academy 2026 Hadirkan Tiga Narasumber Inspiratif, UNIKHAMS Jember Dorong Lahirnya Guru yang Kreatif, Adaptif, dan Berdampak
Jember – Fakultas Tarbiyah Universitas Islam KH. Achmad Muzakki Syah (UNIKHAMS) ...
Kam, 9 Juli 2026 | 4:17
Fakultas Tarbiyah UNIKHAMS Jember Selenggarakan Teacher Academy 2026, Menguatkan Peran Guru sebagai Pembelajar yang Kreatif, Adaptif, dan Berdampak
Jember, 3 Juli 2026 – Di tengah derasnya arus transformasi digital, perkembangan...
Jum, 3 Juli 2026 | 2:24
Padukan Tradisi dan Modernitas, Prodi S1 PAI UNIKHMAS Jember Gali Ilmu Pengelolaan Pondok Salaf Modern di PP An-Nur 2 Malang
MALANG, UNIKHAMS – Rangkaian kunjungan akademik Program Studi (Prodi) S1 Pendidi...
Kam, 2 Juli 2026 | 9:21