
JEMBER – Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Universitas Islam KH Achmad Muzakki Syah (UNIKHAMS) Jember menyelenggarakan seminar bertajuk “Pendidikan Jasadiyah Dalam Islam” pada Senin, 25 Desember 2023. Meskipun bertepatan dengan momentum libur akhir tahun, acara ini tetap dipadati oleh mahasiswa dan tenaga pendidik yang antusias mengkaji korelasi antara kesehatan fisik dengan optimalisasi proses belajar mengajar.
Seminar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif bahwa dalam Islam, mendidik jasad (tubuh) merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari mendidik akal dan ruhani.
Jasad yang Kuat untuk Akal yang Cerdas
Dalam sesi pemaparan, narasumber menekankan prinsip “Al-Aqlu as-Salim fi al-Jismi as-Salim” (Akal yang sehat terdapat pada jasad yang sehat). Pembahasan dalam seminar ini mencakup beberapa poin krusial:
- Tanggung Jawab Menjaga Amanah Tubuh: Kajian ayat Al-Quran dan Hadits mengenai kewajiban seorang mukmin untuk menjaga kekuatan fisik sebagai sarana beribadah dan menuntut ilmu.
- Olahraga dalam Sunnah: Mengulas anjuran Rasulullah SAW mengenai olahraga seperti memanah, berkuda, dan berenang sebagai bentuk persiapan diri dan kedisiplinan.
- Korelasi Fisik dengan Pembelajaran Bahasa: Bagaimana kebugaran jasmani memengaruhi fokus dan daya ingat mahasiswa dalam mempelajari bahasa Arab yang membutuhkan konsentrasi tinggi.
Integrasi Kesehatan dalam Kurikulum Pendidikan
Khoiril Akhbar, M.Pd Ka.Prodi PBA menyampaikan bahwa seorang calon guru bahasa Arab tidak hanya dituntut menguasai balaghah atau nahwu, tetapi juga harus memiliki stamina yang prima untuk mengelola kelas. Pendidikan jasadiyah dalam Islam mengajarkan pola hidup sehat, mulai dari pengaturan nutrisi (makanan thayyib) hingga istirahat yang cukup.
“Islam menginginkan umat yang kuat, bukan yang lemah. Pendidikan jasadiyah adalah fondasi agar para penuntut ilmu bahasa Arab memiliki ketahanan fisik dalam mengkaji literatur klasik maupun modern yang sangat luas,” ungkap Dr. Muhammad Ainul Yakin, M.Pd.I. pemateri seminar.
Antusiasme Peserta dan Praktik Langsung
Seminar ini juga diselingi dengan sesi demonstrasi gerakan peregangan sederhana yang dapat dilakukan di sela-sela jam perkuliahan untuk menjaga sirkulasi oksigen ke otak. Para peserta tampak antusias mendiskusikan bagaimana menerapkan pola hidup sehat di lingkungan pesantren dan kampus yang padat jadwal.
Acara ditutup dengan komitmen bersama untuk menjadikan kesehatan fisik sebagai bagian dari gaya hidup akademik di lingkungan UNIKHAMS. Dengan terlaksananya seminar ini, diharapkan mahasiswa PBA tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki ketangguhan fisik yang menunjang dakwah dan karir profesional mereka di masa depan.