
Pada hari Kamis, 20 November 2025, Program Studi S1 Pendidikan Agama Islam (PAI) secara aktif berpartisipasi dalam agenda penting di tingkat nasional, yakni Diskusi Bulanan yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Program Studi Pendidikan Agama Islam Indonesia (PPPAII) secara daring. Keikutsertaan ini diwakili oleh Ketua Program Studi (Kaprodi) beserta sejumlah dosen pengampu mata kuliah.

Tema yang diangkat dalam diskusi ini sangat fundamental: “Spiritualitas, Akal, dan Akhlak: Trias Pendidikan dalam Perspektif PAI Falsafi.” Diskusi ini bertujuan untuk membuka ruang bagi insan pendidikan Islam di seluruh Indonesia untuk membahas isu-isu aktual yang dihadapi PAI dan merumuskan langkah strategis menuju Program Studi PAI yang unggul dan relevan di era modern.

Manfaat Strategis untuk Prodi S1 PAI
Partisipasi Kaprodi dan dosen dalam forum ini adalah investasi strategis yang memberikan dampak nyata dan positif bagi pengembangan mutu Program Studi S1 PAI, khususnya dalam menghadapi tuntutan Tridarma Perguruan Tinggi
Pembaharuan Kurikulum Berbasis Nilai Falsafi
Wawasan yang didapatkan dari diskusi ini, khususnya mengenai keseimbangan antara Spiritual, Akal, dan Akhlak sebagai Trias Pendidikan, menjadi pedoman berharga. Konsep ini akan segera diintegrasikan dan disempurnakan dalam kurikulum Prodi. Tujuannya adalah memastikan setiap lulusan S1 PAI tidak hanya menguasai materi ajar, tetapi juga memiliki integritas moral dan kedalaman spiritual yang menjadi ciri khas pendidik Muslim.
Perluasan Jaringan dan Kolaborasi Institusional
Dengan berinteraksi langsung bersama para akademisi dan pimpinan Program Studi PAI dari berbagai institusi, jejaring nasional Prodi S1 PAI semakin luas dan kuat. Jaringan ini sangat krusial sebagai fondasi untuk pelaksanaan program kolaboratif di masa depan, termasuk pertukaran pengetahuan, joint research, hingga potensi Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Penguatan Visi Lulusan yang Kompeten
Momen peluncuran resmi Buku CPL (Capaian Pembelajaran Lulusan) Bakal Calon Guru PAI oleh PPPAII memberikan kejelasan standar nasional. Dengan memahami standar CPL ini, Program Studi S1 PAI kini memiliki peta jalan yang lebih terperinci untuk memastikan bahwa lulusan yang dihasilkan benar-benar kompeten, siap menghadapi tantangan dunia kerja, dan mampu menjadi agen pendidikan Islam yang profesional.

Secara keseluruhan, kegiatan Diskusi Nasional PPPAII ini telah memberikan bekal dan energi baru bagi Program Studi S1 PAI Unikhams untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian demi mewujudkan visi Program Studi PAI yang unggul dan berkontribusi nyata bagi masyarakat. (Sr)
