SURABAYA – Dosen Tetap Program Studi (DTPS) Pendidikan Agama Islam (PAI), Muhammad Ansori, menorehkan kontribusi akademik penting dalam kancah internasional. Beliau secara resmi berpartisipasi sebagai Presenter dalam ajang bergengsi 5th Annual Conference for Muslim Scholars (AnCOMS) yang diselenggarakan di Jawa Timur.
Konferensi internasional tahunan ini diinisiasi oleh Kopertais Wilayah IV Surabaya dan berlangsung selama dua hari, yakni pada 20 hingga 21 November 2023. Bertempat di Hotel Santika Premiere Gubeng, Surabaya, forum ini menjadi titik temu bagi para ilmuwan dan akademisi muslim untuk mendiskusikan isu-isu kontemporer.
Sinergi Budaya Lokal dan Moderasi Beragama
Pada penyelenggaraan ke-5 ini, AnCOMS mengusung tema sentral “Local Culture Values and Religious Moderation” (Nilai Budaya Lokal dan Moderasi Beragama). Partisipasi Muhammad Ansori sebagai presenter menekankan pada eksplorasi mendalam mengenai bagaimana kearifan lokal dapat menjadi instrumen penguat praktik moderasi beragama di tengah dinamika masyarakat modern.
Penyelenggaraan acara ini dinilai sangat strategis, mengingat urgensi penguatan moderasi beragama dalam menjaga harmoni di tengah keberagaman budaya Indonesia. Melalui presentasinya, Muhammad Ansori turut memberikan perspektif akademik dalam merespons tantangan global melalui pendekatan nilai-nilai lokal yang inklusif.
Rekognisi Akademik Internasional
Kehadiran Muhammad Ansori dalam forum ini juga mendapatkan legitimasi resmi melalui sertifikat dengan nomor B-3121/Un.07/01/KPT/PP.00.9/SRT/11/2023. Dokumen tersebut disahkan langsung oleh Koordinator Kopertais Wilayah IV Surabaya, Prof. Akh. Muzakki, M.Ag., Grad. Dip. SEA., Phil., Ph.D..
Pencapaian ini tidak hanya menjadi bukti kompetensi personal bagi Muhammad Ansori, tetapi juga memperkuat posisi institusi dalam pengembangan riset dan pemikiran keislaman yang relevan dengan kebutuhan zaman.