Jember, 23 November 2023— Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah IAI Al-Qodiri Jember kembali mengambil langkah progresif dalam penguatan kapasitas keilmuan dan karakter pendidik masa depan. Melalui kegiatan diskusi periodik bertajuk “WAHDAH PENDIDIK (Wawasan dan Dakwah Pendidik)” edisi perdana, Prodi PGMI mengangkat tema “Literasi Digital dan Kecakapan Abad 21 untuk Guru Madrasah.”
Kegiatan yang digelar secara luring ini menghadirkan suasana dialog yang hangat, reflektif, dan inspiratif, dengan melibatkan mahasiswa, dosen, dan alumni sebagai peserta aktif. Diskusi ini dirancang sebagai agenda berkala yang bertujuan membentuk komunitas akademik PGMI yang tidak hanya kritis dalam ilmu, tetapi juga kuat dalam semangat dakwah dan kepemimpinan pendidikan.
Dalam sesi pemantik diskusi, narasumber memaparkan urgensi literasi digital sebagai kompetensi dasar bagi guru madrasah di era teknologi informasi. Guru tidak cukup hanya menguasai materi, tetapi juga dituntut untuk mampu mengelola media digital, menyaring informasi, menciptakan konten edukatif, serta menggunakan platform pembelajaran daring secara efektif.

Selain itu, peserta diskusi diajak mendalami konsep Kecakapan Abad 21 (4C): Critical Thinking, Communication, Collaboration, dan Creativity. Keempat pilar ini menjadi fondasi penting dalam membentuk guru madrasah yang mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, tetap berakar pada nilai-nilai Islam, namun mampu berbicara dalam bahasa teknologi dan global.
Ketua Prodi PGMI menyampaikan bahwa kegiatan “Wahdah Pendidik” merupakan bagian dari program unggulan yang akan terus dikembangkan setiap bulan dengan tema berbeda. “Kami ingin mahasiswa PGMI tidak hanya kuat secara pedagogik, tapi juga siap menghadapi realitas zaman yang cepat berubah, dengan semangat dakwah dan literasi,” ujarnya.
Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai tanggapan dan pertanyaan dari peserta. Banyak mahasiswa menyampaikan pentingnya menyeimbangkan antara penguasaan teknologi dan pemeliharaan nilai-nilai etik dan spiritual sebagai guru madrasah. Kegiatan ini diakhiri dengan rumusan reflektif dan ajakan untuk terus memperluas wawasan digital dalam bingkai nilai-nilai keislaman. Wahdah Pendidik #1 menjadi pembuka jalan menuju ruang-ruang diskusi yang lebih kritis, produktif, dan membangun kultur akademik yang progresif di lingkungan PGMI.