
Jember, 25 Juni 2025 – UNIKHAMS Jember kembali menyelenggarakan seri lanjutan dari Program Akademisi Mengajar 2025 dalam bentuk webinar nasional yang menghadirkan Fajar Budiyono, M.Pd., dosen dari STKIP PGRI Sumenep sebagai narasumber. Mengusung tema “Problem Based Learning dalam Landasan Berpikir di Abad 21”, kegiatan ini digelar pada Rabu, 25 Juni 2025 pukul 13.00 WIB melalui platform Zoom.
Dalam pemaparannya, Fajar Budiyono menekankan bahwa pendekatan Problem Based Learning (PBL) sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan abad 21 yang menuntut kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kolaborasi. Ia menyoroti pentingnya guru untuk mendesain pembelajaran yang berorientasi pada eksplorasi masalah nyata yang kontekstual dengan kehidupan peserta didik.

“Landasan berpikir di abad 21 bukan hanya sekadar menghafal konsep, tetapi melatih siswa untuk menganalisis, mengevaluasi, dan menghasilkan solusi yang orisinal atas suatu persoalan. Di sinilah peran utama PBL sebagai jembatan antara teori dan praktik,” ujar Fajar.
Webinar ini diikuti secara antusias oleh mahasiswa, guru, serta dosen dari berbagai institusi pendidikan. Dalam sesi tanya jawab, peserta banyak mengangkat isu implementasi PBL di sekolah dasar hingga menengah yang masih minim pelatihan untuk guru dan kurangnya media pendukung.
Fajar Budiyono juga membagikan langkah-langkah praktis penerapan PBL di kelas, mulai dari pemilihan masalah, pembentukan kelompok kolaboratif, investigasi mandiri, hingga presentasi solusi yang dikaitkan dengan kompetensi kurikulum.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian inisiatif UNIKHAMS Jember dalam memperkuat kapasitas calon pendidik melalui dialog dengan para akademisi lintas kampus. Dalam semangat “Mencetak Pembelajar Adaptif”, UNIKHAMS berharap bahwa mahasiswa dan pendidik dapat mengembangkan keterampilan pedagogik yang sesuai dengan kebutuhan zaman.
Dokumentasi kegiatan ini tersedia di laman resmi kampus www.unikhams.ac.id serta akun media sosial UNIKHAMS Jember.