UNIKHAMS,10 Desember 2025, Dalam upaya menekan angka mahasiswa tingkat akhir dan meningkatkan kualitas lulusan, tiga fakultas besar di Universitas Islam KH Achmad Muzakki Syah mengambil langkah strategis. Fakultas Dakwah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, serta Fakultas Syariah secara resmi meluncurkan program gabungan Akselerasi Penyelesaian Tugas Akhir pada hari Rabu (10/12/2025).
Acara yang digelar di Auditorium Utama kampus ini dihadiri oleh puluhan mahasiswa tingkat akhir dari ketiga fakultas tersebut, serta jajaran dekanat. Program ini lahir dari kekhawatiran bersama mengenai tantangan yang sering dihadapi mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi, mulai dari kesulitan mencari referensi, masalah teknis penulisan, hingga kendala manajemen waktu.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Alvian Izaat El Rahman, M.E, yang bertindak sebagai perwakilan komite gabungan, menyatakan bahwa kolaborasi ini adalah bentuk respons cepat institusi terhadap dinamika akademik.
“Kami menyadari bahwa masalah dalam penyelesaian tugas akhir seringkali bukan hanya soal kemampuan akademik, tetapi juga teknis penulisan dan motivasi. Dengan menyatukan sumber daya dari Fakultas Dakwah, FEBI, dan Syariah, kami menciptakan ekosistem pendukung yang lebih kuat. Target kami jelas yakni lulus tepat waktu dengan kualitas riset yang tetap terjaga,” ujar Dekan FEBI, Bapak Alvian Izaat El Rahman, M.E dalam sambutannya.
Program akselerasi ini tidak hanya bersifat seremonial. Mulai hari ini hingga dua bulan ke depan, mahasiswa akan mendapatkan pendampingan intensif melalui beberapa metode utama yakni Pelatihan Manajemen Referensi (Mendeley) yang diisi dengan sesi khusus untuk melatih mahasiswa menggunakan aplikasi Mendeley. Hal ini dilakukan untuk mempermudah pembuatan sitasi dan daftar pustaka yang akurat, serta menghindari plagiasi tak disengaja.
Respons positif datang dari kalangan mahasiswa. Luluk Tri Utami, mahasiswa semester 7 Fakultas Syariah, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini, terutama pada sesi pelatihan teknis.
“Jujur saya sempat merasa kesulitan merapikan daftar pustaka secara manual. Setelah pelatihan Mendeley tadi, saya jadi paham cara otomatisnya. Ditambah lagi ada klinik skripsi gabungan, wawasan saya jadi lebih terbuka,” ungkap Luluk.
Pihak universitas menargetkan bahwa melalui program akselerasi ini, setidaknya 85% dari peserta yang hadir hari ini dapat lulus tepat waktu di awal tahun akademik 2025-2026 genap mendatang. Acara pembukaan ditutup dengan sesi penandatanganan komitmen penyelesaian tugas akhir oleh perwakilan mahasiswa dari ketiga fakultas, disaksikan oleh para Dekan. Langkah ini diharapkan menjadi pilot project yang bisa dicontoh oleh fakultas lain di lingkungan universitas. (BSN)