
Jember 25 September 2025 – Universitas Islam KH. Achmad Muzakki Syah (UNIKHAMS) melalui Bagian Kemahasiswaan sukses menggelar kegiatan Pembinaan dan Evaluasi bagi seluruh mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) tahun akademik 2025/2026. Acara yang dilaksanakan di Aula Utama Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Sumber Beringin ini bertujuan memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran sekaligus memotivasi mahasiswa untuk mencapai prestasi akademik dan non-akademik tertinggi.

Syaiful Rizal, S.Pd.I, M.Pd, dalam sambutannya, menegaskan bahwa beasiswa KIP-K adalah amanah besar dari negara untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan.
“Kalian adalah duta-duta perubahan. Bantuan ini bukan hanya soal biaya hidup dan pendidikan, tetapi juga tanggung jawab untuk membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk berprestasi,” ujarnya di hadapan ratusan mahasiswa penerima KIP-K.

Tiga Pilar Utama Pembinaan
Kegiatan pembinaan kali ini berfokus pada tiga pilar utama:
- Peningkatan Prestasi Akademik: Peserta diingatkan mengenai batas minimum Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang harus dicapai setiap semester sebagai syarat keberlanjutan beasiswa. Pihak universitas menawarkan program pendampingan dan bimbingan konseling intensif bagi mahasiswa yang mengalami kesulitan akademik.
- Integritas dan Akuntabilitas: Mahasiswa ditekankan untuk menggunakan bantuan dana KIP-K sesuai peruntukannya. Sesi ini juga menjadi ajang evaluasi kondisi ekonomi mahasiswa. Universitas akan terus melakukan monitoring berkala untuk memastikan bantuan tetap diberikan kepada yang benar-benar membutuhkan dan tidak terjadi penyalahgunaan.
- Kontribusi Non-Akademik dan Sosial: Selain fokus pada IPK, UNIKHAMS mendorong mahasiswa KIP-K untuk aktif dalam organisasi kemahasiswaan, kegiatan pengabdian masyarakat, dan kompetisi. Keaktifan ini diharapkan dapat membentuk karakter kepemimpinan, soft skill, dan kepedulian sosial, sejalan dengan nilai-nilai Islam yang dijunjung universitas.
Evaluasi dan Harapan ke Depan
Pada sesi evaluasi, tim dari universitas meninjau perkembangan studi mahasiswa, termasuk capaian IPK dan partisipasi dalam kegiatan kampus. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari peraturan pemerintah untuk menjaga kualitas dan akuntabilitas program KIP-K.

Bapak Rizal menutup acara dengan optimisme. Beliau berharap mahasiswa penerima KIP-K tahun akademik 2025/2026 tidak hanya lulus tepat waktu, tetapi juga menjadi lulusan yang unggul, berakhlak mulia, dan siap berkontribusi positif bagi bangsa, mewujudkan cita-cita program KIP-K dalam melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas.
“Jadilah motor penggerak kebaikan di kampus. Tunjukkan bahwa penerima KIP-K adalah mahasiswa pilihan yang paling disiplin, paling berprestasi, dan paling bertanggung jawab,” pungkasnya.

Acara dilanjutkan dengan orasi ilmiah yang menampilkan mahasiswa berprestasi, menunjukkan keberhasilan mereka di kancah akademik dan non-akademik. Di bidang akademik, beberapa mahasiswa membagikan pengalaman sukses mereka menyelesaikan program magang di luar negeri, seperti di Thailand dan Malaysia. Sementara itu, di bidang non-akademik, sorotan diberikan kepada mahasiswa yang berhasil mencetak berbagai karya ilmiah hingga 1.000 eksemplar serta meraih juara dalam beragam kejuaraan pencak silat tingkat nasional.