
JEMBER – Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Institut Agama Islam Al-Qodiri (IAI AL-QODIRI) Jember menggelar seminar inovatif bertajuk “Tathwīr al-Mawād at-Ta’līmiyyah li Mahārah al-Istimā’ bi-Istikhdām Plotagon Studio” (Pengembangan Bahan Ajar Keterampilan Mendengar Menggunakan Plotagon Studio). Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 26 Juli 2023.
Seminar ini memfokuskan pada pemanfaatan teknologi animasi 3D sebagai solusi kreatif untuk mengatasi kesulitan mahasiswa dan siswa dalam memahami percakapan bahasa Arab melalui media pendengaran (Maharah Istima’).
Transformasi Audio ke Visual-Animatif
Dalam sesi pemaparan, narasumber menjelaskan bahwa hambatan utama dalam pembelajaran Istima’ adalah kurangnya konteks visual yang menarik pada media audio konvensional. Penggunaan Plotagon Studio dinilai sangat efektif karena:
- Visualisasi Konteks: Memungkinkan pengajar membuat karakter animasi yang melakukan percakapan sesuai dengan materi pelajaran.
- Aksen dan Intonasi: Aplikasi ini mendukung integrasi suara yang membantu siswa mengenali dialek dan intonasi bahasa Arab secara lebih nyata.
- Kemudahan Produksi: Plotagon menawarkan antarmuka yang ramah pengguna, sehingga dosen dan mahasiswa dapat memproduksi video pembelajaran tanpa perlu keahlian desain grafis yang rumit.
Membangun Ekosistem Digital di Prodi PBA
Ketua Program Studi PBA IAI AL-QODIRI menyampaikan bahwa seminar ini bukan sekadar teori, melainkan bagian dari langkah strategis prodi untuk mendigitalisasi bahan ajar. Mahasiswa diajak untuk praktik langsung merancang skenario percakapan (hiwar) yang kemudian dikonversi menjadi video animasi pendek.
“Era digital menuntut guru bahasa Arab untuk lebih kreatif. Dengan Plotagon, kita bisa menghadirkan suasana Mesir, Arab Saudi, atau pasar tradisional Arab langsung ke dalam kelas melalui layar digital,” ungkap Hasyim Asy’ari, M.Pd pemateri dalam sesi pelatihan.
Antusiasme dan Output Kegiatan
Seminar yang berlangsung di laboratorium komputer ini diikuti oleh mahasiswa tingkat akhir dan para pendidik bahasa Arab. Sebagai output dari kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu memproduksi media pembelajaran mandiri yang dapat diunggah ke berbagai platform media sosial atau Learning Management System (LMS) sekolah.
Acara ditutup dengan sesi presentasi karya animasi terbaik hasil kreasi peserta, yang menunjukkan bahwa integrasi teknologi animasi mampu meningkatkan daya tarik pembelajaran bahasa Arab di mata generasi Z.