
MALANG, UNIKHAMS – Rangkaian kunjungan akademik Program Studi (Prodi) S1 Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Islam KH Achmad Muzakki Syah (UNIKHAMS) Jember berlanjut ke salah satu kiblat pesantren salaf modern di Jawa Timur. Pada Kamis, 2 Juli 2026, delegasi dosen dan mahasiswa S1 PAI UNIKHMAS menggelar studi banding ke Pondok Pesantren An-Nur 2 Al-Murtadlo, Bululawang, Malang, untuk mendalami manajemen dan tata kelola pesantren yang sukses memadukan nilai-nilai salafiah dengan tuntutan zaman.

Rombongan disambut hangat oleh jajaran dewan pengasuh dan pengurus pesantren. Pertemuan ini menjadi momentum berharga bagi civitas akademika UNIKHMAS untuk membedah strategi pengembangan lembaga pendidikan Islam yang adaptif, inovatif, namun tetap kokoh menjaga tradisi luhur ahlu sunnah wal jamaah.
Dalam sesi pemaparan, pihak manajemen PP An-Nur 2 membagikan kunci penting dalam membangun eksistensi pesantren modern. Beliau menekankan bahwa mendirikan dan mengelola pesantren di era sekarang harus mengedepankan pendekatan yang inovatif dan kreatif guna menarik minat generasi muda.

Inovasi tersebut tidak hanya menyentuh aspek akademik, tetapi juga ekspresi syiar dan fasilitas. PP An-Nur 2 menceritakan bagaimana mereka mendekati masyarakat melalui kegiatan kreatif, salah satunya dengan menggelar lomba layangan se-Malang Raya serta menghidupkan ekstrakurikuler drumband yang representatif di masa awal-awal pendiriannya. Selain itu, aspek fisik seperti pembangunan gerbang pondok yang megah juga dipikirkan secara matang melalui proses riset (keliling mencari referensi desain) oleh pendiri pesantren agar mampu memberikan kesan pertama yang berwibawa bagi sebuah lembaga pendidikan Islam.
Lebih jauh lagi, sebagai bentuk perlindungan dan pelayanan yang profesional di era modern, pihak pesantren menegaskan bahwa keberadaan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) di lingkungan pesantren saat ini hukumnya sudah menjadi wajib, guna mengawal regulasi sekaligus memberikan edukasi hukum bagi warga pesantren.
Melihat langsung tata kelola, kebersihan, dan kemegahan pesantren tersebut, Ketua Program Studi (Kaprodi) S1 PAI UNIKHMAS Jember, Syaiful Rizal, S.Pd.I., M.Pd., mengaku sangat terkesan dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya.
“Kami benar-benar terkesan dengan Pondok Pesantren An-Nur 2 ini. Sebagai lembaga di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU), pesantren ini menampilkan wajah yang sangat bersih, rapi, dan megah. Yang paling luar biasa adalah keberhasilan manajemen dalam memadukan keterbukaan sistem modern dengan kedalaman spiritual salaf secara harmonis. Ini adalah model ideal yang sangat menginspirasi kami dan para mahasiswa calon pendidik,” ujar Syaiful Rizal dalam sambutannya.

Melalui studi banding ini, mahasiswa S1 PAI UNIKHMAS tidak hanya belajar mengenai teori administrasi pendidikan, tetapi juga melihat langsung bagaimana inovasi, manajemen hukum, dan kebersihan lingkungan menjadi pilar penting kemajuan pesantren modern. Kunjungan diakhiri dengan sesi dialog interaktif, penyerahan cendera mata, serta foto bersama di depan ikon pesantren. (Syaiful Rizal Kaprodi PAI)