
Jember, 27 November 2025 – Dalam rangka terus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dosen dan relevansi keilmuan, salah satu dosen tetap Program Studi S1 Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Islam KH. Ahmad Muzakki Syah (UNIKHAMS) telah berpartisipasi aktif dalam Webinar Nasional Hari Anti Kekerasan Pada Perempuan.

Kegiatan daring bergengsi ini diselenggarakan oleh Perkumpulan Prodi PAI Indonesia (PP PAI Indonesia) pada Rabu, 26 November 2025, pukul 13.00 WIB. Webinar ini mengusung tema sentral “Membangun Pendidikan Iaslam Bebas Kekerasan terhadap Perempuan”.
Partisipasi dosen UNIKHAMS dalam forum nasional ini merupakan komitmen institusi untuk memastikan staf pengajar memiliki wawasan yang mutakhir mengenai isu-isu keagamaan kontemporer dan kemanusiaan. Acara ini menghadirkan Keynote Speaker Ketua Umum PPPAII, Prof. Dr. Eva Latipah, serta narasumber-narasumber terkemuka dari UIN Walisongo, IAIN Pontianak, dan UIN Sultan Syarif Kasim.

Dampak Positif pada SDM Dosen
Keikutsertaan dosen PAI UNIKHAMS dalam Webinar Nasional ini memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas SDM dosen, khususnya dalam kapasitas profesional dan pedagogis, antara lain:
1. Penguatan Wawasan Interdisipliner: Dosen memperoleh pembaruan ilmu dan perspektif mendalam dari para pakar mengenai isu kekerasan berbasis gender dalam konteks pendidikan Islam. Hal ini memperkaya khazanah keilmuan dosen di luar batas-batas kurikulum PAI tradisional, memungkinkan mereka melihat masalah kekerasan melalui lensa agama, psikologi, dan sosial.
2. Peningkatan Kualitas Pengajaran: Hasil diskusi dapat diimplementasikan langsung dalam proses belajar mengajar. Dosen kini memiliki dasar yang lebih kuat untuk menciptakan materi kuliah yang sensitif gender dan anti-kekerasan, serta mampu membimbing mahasiswa sebagai calon pendidik agar menjunjung tinggi keadilan dan kesetaraan dalam masyarakat.
3. Relevansi Riset dan Publikasi (Tri Dharma): Wawasan baru dari Keynote Speaker dan narasumber terkemuka memicu ide-ide riset inovatif. Dosen termotivasi untuk melakukan penelitian dan publikasi ilmiah yang relevan dengan tema perlindungan perempuan dan pendidikan Islam yang bebas dari kekerasan, sehingga meningkatkan kontribusi UNIKHAMS dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi.
4. Peran sebagai Agen Perubahan: Dosen yang telah mengikuti webinar ini menjadi agen perubahan (agent of change) di lingkungan kampus. Mereka dapat menyebarkan kesadaran kritis, mengadvokasi etika profesional yang bebas dari diskriminasi dan kekerasan, serta menjadi teladan bagi mahasiswa dalam mewujudkan lingkungan akademik yang aman dan inklusif.

Partisipasi ini menegaskan komitmen Program Studi PAI UNIKHAMS untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap isu-isu sosial dan kemanusiaan.