
JEMBER – Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Institut Agama Islam Al-Qodiri (IAI AL-QODIRI) Jember menggelar seminar penting yang berfokus pada evaluasi mendalam terhadap pendidikan bahasa di lembaga pesantren. Seminar bertajuk “Pembelajaran Bahasa Arab di Yayasan Al-Qodiri Jember (Studi Analisis-Kritik Terhadap Problematika Pembelajaran Bahasa Arab Pada Era 4.0 di MTs dan MA Al-Qodiri Jember)” ini dilaksanakan pada Selasa, 12 November 2024.
Kegiatan ini menjadi wadah diskusi bagi para akademisi dan praktisi untuk mengidentifikasi tantangan nyata yang dihadapi oleh madrasah di bawah naungan Yayasan Al-Qodiri dalam menghadapi arus teknologi dan perubahan pola belajar siswa di era Industri 4.0.
Analisis Problematika di Era Digital
Seminar ini membedah berbagai kendala yang muncul dalam proses transfer ilmu bahasa Arab di tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA).
Beberapa poin krusial yang menjadi sorotan meliputi:
• Kesenjangan Literasi Digital: Relevansi kurikulum pesantren dengan perangkat teknologi modern dalam pembelajaran bahasa.
• Motivasi Belajar Siswa: Pergeseran fokus siswa di era informasi yang menuntut metode pengajaran yang lebih dinamis dan tidak lagi bersifat konvensional.
• Kesiapan Infrastruktur: Analisis ketersediaan media pendukung di lingkungan madrasah dalam mendukung kemandirian belajar (autonomous learning).
Pendekatan Kritik Konstruktif
Dr. Elok Rufaiqoh, M.Pd.I narasumber dalam seminar ini memberikan kritik konstruktif terhadap metodologi yang saat ini diterapkan. Peserta diajak untuk melihat bahwa tantangan Era 4.0 bukan hanya soal perangkat keras, melainkan pembaruan pola pikir (mindset) guru dan penataan strategi pembelajaran yang lebih inklusif terhadap kemajuan teknologi. “Kita tidak bisa lagi mengajar bahasa Arab dengan cara yang sama seperti sepuluh tahun lalu. Analisis kritis ini bertujuan agar MTs dan MA Al-Qodiri dapat berakselerasi dengan kebutuhan zaman tanpa meninggalkan akar tradisi pesantren,” ungkap Dr. Elok Rufaiqoh, M.Pd.I.
Rekomendasi Strategis
Sebagai output dari seminar ini, dihasilkan beberapa poin rekomendasi untuk Yayasan Al-Qodiri, di antaranya adalah pentingnya digitalisasi materi ajar (E-Learning) dan pelatihan intensif bagi guru bahasa Arab mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam menyusun konten pembelajaran yang menarik. Acara yang berlangsung di penghujung tahun 2024 ini diharapkan menjadi titik tolak bagi sinergi yang lebih kuat antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan pesantren dalam memodernisasi pendidikan bahasa Arab di Kabupaten Jember.