
JEMBER – Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Universitas Islam KH Achmad Muzakki Syah (UNIKHAMS) Jember sukses menyelenggarakan seminar edukatif pada Selasa, 13 September 2022. Kegiatan ini mengangkat tema spesifik mengenai pemanfaatan teknologi sehari-hari, yaitu “Penggunaan Media WhatsApp pada Pembelajaran Maharah Kalam Bahasa Arab pada Mahasiswa PBA IAI Al-Qodiri Jember”.
Seminar ini menyoroti bagaimana platform pesan instan WhatsApp, yang selama ini lebih banyak digunakan sebagai media komunikasi sosial, ternyata memiliki potensi besar sebagai laboratorium bahasa virtual untuk meningkatkan keterampilan berbicara (Maharah Kalam).
WhatsApp sebagai Sarana Latihan Tanpa Batas
Dalam seminar tersebut, dipaparkan berbagai fitur WhatsApp yang dapat dioptimalkan oleh dosen dan mahasiswa untuk mendukung kelancaran berbahasa Arab. Beberapa strategi yang dibahas meliputi:
- Voice Note (Pesan Suara): Sebagai media bagi mahasiswa untuk mempraktikkan pelafalan (talaffuz) dan intonasi yang kemudian dapat langsung dikoreksi oleh dosen.
- Video Call Group: Digunakan untuk simulasi muhadatsah (percakapan) secara langsung tanpa harus bertatap muka di ruang kelas formal.
- Fitur Status & Grup: Sebagai ruang untuk berbagi rekaman pendek presentasi bahasa Arab, guna membangun kepercayaan diri mahasiswa dalam berkomunikasi.
Membangun Percaya Diri Mahasiswa
Narasumber dalam seminar ini menekankan bahwa salah satu kendala terbesar dalam Maharah Kalam adalah rasa malu dan takut salah. Penggunaan WhatsApp di lingkungan mahasiswa PBA IAI Al-Qodiri Jember terbukti mampu menurunkan tingkat kecemasan tersebut karena sifat medianya yang lebih santai dan fleksibel.
“WhatsApp menawarkan lingkungan belajar yang low-pressure. Mahasiswa bisa merekam, mendengarkan kembali, dan memperbaiki suaranya sebelum dikirim. Ini adalah proses belajar mandiri yang sangat efektif di era digital,” ungkap Dr. Muhammad Ainul Yakin, M.Pd.I pemateri dari UNIKHAMS.
Sinergi Akademik Antar-Institusi
Seminar ini juga menjadi ajang berbagi pengalaman antara pendidik di UNIKHAMS dan IAI Al-Qodiri dalam mengelola kelas bahasa Arab yang interaktif. Diskusi berkembang pada cara guru atau dosen memantau keaktifan mahasiswa di dalam grup WhatsApp agar tetap fokus pada materi akademik dan tidak meluas ke percakapan informal lainnya.
Kegiatan yang berlangsung secara antusias ini ditutup dengan sesi penyusunan panduan etika dan teknis pembelajaran bahasa melalui media sosial. Dengan terlaksananya seminar ini, PBA UNIKHAMS terus memantapkan posisinya sebagai prodi yang adaptif terhadap tren teknologi dalam dunia pendidikan bahasa.