
JEMBER – Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Institut Agama Islam Al-Qodiri (IAI AL-QODIRI) Jember menggelar kegiatan pengabdian masyarakat berupa seminar dan workshop bertajuk
“Pendampingan Guru dalam Pembelajaran Bahasa Arab dengan Strategi Lu’batud Dzakirah”. Acara ini dilaksanakan pada Jumat, 30 Agustus 2024, bertempat di auditorium kampus.
Kegiatan ini dirancang khusus untuk membekali para pendidik bahasa Arab dengan metode pengajaran yang inovatif, interaktif, dan rekreatif guna mengatasi kejenuhan siswa dalam menghafal kosakata (mufrodat) maupun memahami struktur bahasa.
Mengenal Strategi Lu’batud Dzakirah
Lu’batud Dzakirah atau permainan daya ingat (Memory Game) merupakan strategi pembelajaran berbasis Game-Based Learning. Dalam seminar ini, dipaparkan bagaimana teknik ini dapat mengasah kognitif siswa melalui visualisasi dan pengulangan yang menyenangkan.
Beberapa keunggulan strategi ini yang dibahas dalam workshop meliputi:
• Aktivasi Memori Jangka Panjang: Membantu siswa mengingat kosakata lebih lama melalui asosiasi gambar dan kata.
• Peningkatan Fokus: Melatih konsentrasi siswa dalam suasana kompetisi yang sehat di dalam kelas.
• Fleksibilitas Media: Dapat diterapkan baik secara manual menggunakan kartu (flashcards) maupun digital melalui aplikasi interaktif.
Pendampingan Intensif bagi Guru
Tidak hanya sekadar teori, para guru yang hadir juga mendapatkan sesi pendampingan langsung. Para dosen dari Prodi PBA IAI AL-QODIRI membimbing peserta dalam menyusun rencana pelaksanaan
pembelajaran (RPP) yang mengintegrasikan permainan ini ke dalam kurikulum kelas. “Tujuan utama kami adalah mengubah stigma bahwa bahasa Arab itu kaku. Dengan strategi Lu’batud
Dzakirah, kita menciptakan suasana kelas yang ceria namun tetap sarat akan nilai edukasi,” ungkap Dr. Elok Rufaiqoh, M.Pd.I di sela-sela kegiatan.
Komitmen Berkelanjutan
Kegiatan yang dilaksanakan di pengujung bulan Agustus ini merupakan bagian dari rangkaian program pengabdian prodi kepada sekolah-sekolah mitra. Melalui pendampingan ini, diharapkan kualitas
pengajaran bahasa Arab di Madrasah maupun sekolah umum dapat meningkat secara signifikan, seiring dengan meningkatnya minat dan motivasi belajar para siswa.
Acara ditutup dengan sesi simulasi permainan yang diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta, serta pemberian sertifikat pelatihan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para guru dalam memajukan pendidikan bahasa Arab.