Jember, 20 Juli 2024 — Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah IAI Al-Qodiri Jember kembali menyelenggarakan agenda diskusi periodik “WAHDAH PENDIDIK (Wawasan dan Dakwah Pendidik)” edisi keempat, dengan tema yang sangat relevan dan mendalam: “Penguatan Peran Guru MI sebagai Pembimbing Spiritual Anak.”
Diskusi yang dilaksanakan pada Sabtu, 20 Juli 2024 ini menghadirkan narasumber Achmad Sofyan Sauri, S.Pd.I., M.Pd, praktisi dan akademisi di bidang pendidikan Islam, yang dikenal aktif dalam isu-isu penguatan karakter dan spiritualitas dalam pendidikan dasar. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, dan alumni PGMI yang antusias dalam menyimak materi serta aktif dalam sesi tanya jawab.

Dalam pemaparannya, Achmad Sofyan Sauri menekankan bahwa guru madrasah tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai teladan dan pembimbing spiritual bagi siswa-siswinya. Guru MI diharapkan mampu menghadirkan suasana belajar yang bernuansa keteladanan, membangun kedekatan emosional, serta menanamkan nilai-nilai tauhid, akhlak mulia, dan kesadaran ibadah sejak dini.
Menurut beliau, tantangan pendidikan di era modern tidak cukup dijawab dengan kecakapan digital dan akademik semata. Justru yang paling esensial adalah bagaimana seorang guru mampu menghidupkan ruh pendidikan Islam dalam praktik keseharian di kelas maupun di luar kelas. “Anak-anak hari ini bukan hanya membutuhkan pelajaran, tapi juga panutan yang membimbing mereka menuju Allah SWT,” tegasnya.